3. Mail
Mail Server adalah
Perangkat lunak program yang mendistribusikan file atau informasi sebagai
respons atas permintaan yang dikirim via email, juga digunakan pada bitnet
untuk menyediakan layanan serupa http:// FTP.
Mail Serve biasanya
dikelola oleh seorang yang biasanya dipanggilpostmaster. Tugas dari postmaster
adalah mengelola account,memonitor kinerja server, dan tugas administratif
lainnya.
Proses pengiriman e-mail malalui tahapan yang sedikit panjang. Saat e-mail di kirim, maka e-mail tersebut disimpan pada mail server menjadi satu file berdasarkan tujuan e-mail. File ini berisi informasi sumber dan tujuan, serta dilengkapi tanggal dan waktu pengiriman. Pada saat user membaca e-mail berarti user telah mengakses server e-mail dan membaca file yang tersimpan dalam server yang di tampilkan melalui browser user.
CARA KERJA
Pada mail server terdapat dua server yang berbeda yaitu incoming dan outgoing server. Server yang biasa menangani outgoing e-mail adalah server SMTP(Simple Mail Transfer Protocol) pada port 25 sedangkan untuk menangani e-mail adalah POP3(Post Office Protocol) pada port 110.
Saat e-mail dikirim maka akan langsung ditangani oleh SMTP server dan akan dikiriM ke SMTP tujuan, baik secara langsung maupun melalui beberapa SMTP server yang ada pada jalur tujuannya. Apabila server terkoneksi ke jaringan maka pesan akan langsung di kirim, tapi apa bila server tidak terkoneksi ke jaringan maka pesan akan dimasukkan ke dalam queue dan di resend setiap 15 menit. Apabila dalam 5 hari server tidak juga terkoneksi jaringan maka akan muncul pemberitahuan undeliver notice ke inbox pengirim.
Apabila e-mail terkirim maka akan masuk pada POP3 server atau IMAP server. Jika menggunakan POP3 server user akan membaca file pesan maka komputer user akan mendownload file pesan dari server sehingga file tersebun hanya akan ada pada komputer user tersebut. Sehingga user dapat membaca pesan yang telah di download tersebut. Berbeda dengan IMAP server yang mempertahankan e-mail pada server sehigga e-mail dapat di buka kembali pada device yang berbeda.
Proses pengiriman e-mail malalui tahapan yang sedikit panjang. Saat e-mail di kirim, maka e-mail tersebut disimpan pada mail server menjadi satu file berdasarkan tujuan e-mail. File ini berisi informasi sumber dan tujuan, serta dilengkapi tanggal dan waktu pengiriman. Pada saat user membaca e-mail berarti user telah mengakses server e-mail dan membaca file yang tersimpan dalam server yang di tampilkan melalui browser user.
CARA KERJA
Pada mail server terdapat dua server yang berbeda yaitu incoming dan outgoing server. Server yang biasa menangani outgoing e-mail adalah server SMTP(Simple Mail Transfer Protocol) pada port 25 sedangkan untuk menangani e-mail adalah POP3(Post Office Protocol) pada port 110.
Saat e-mail dikirim maka akan langsung ditangani oleh SMTP server dan akan dikiriM ke SMTP tujuan, baik secara langsung maupun melalui beberapa SMTP server yang ada pada jalur tujuannya. Apabila server terkoneksi ke jaringan maka pesan akan langsung di kirim, tapi apa bila server tidak terkoneksi ke jaringan maka pesan akan dimasukkan ke dalam queue dan di resend setiap 15 menit. Apabila dalam 5 hari server tidak juga terkoneksi jaringan maka akan muncul pemberitahuan undeliver notice ke inbox pengirim.
Apabila e-mail terkirim maka akan masuk pada POP3 server atau IMAP server. Jika menggunakan POP3 server user akan membaca file pesan maka komputer user akan mendownload file pesan dari server sehingga file tersebun hanya akan ada pada komputer user tersebut. Sehingga user dapat membaca pesan yang telah di download tersebut. Berbeda dengan IMAP server yang mempertahankan e-mail pada server sehigga e-mail dapat di buka kembali pada device yang berbeda.
pada email
server terdapat dua server yang berbeda yaitu incoming dan outgoing server.
server yang biasa menangani outgoing email adalah server SMTP(Simple Mail
Transfer Protocol) pada port 25 sedangkan untuk menangani incoming email adalah
POP3(Post Office Protcol) pada port 110 atau IMAP(Internet Mail Access
Protocol) pada port 143.
Saat anda
mengirim email maka email anda akan ditangani oleh SMTP server dan akan dikirim
ke SMTP server tujuan, baik secara langsung maupun melalui melalui beberapa
SMTP server dijalurnya. apabila server tujuan terkoneksi maka email akan
dikirim, namun apabila tidak terjadi koneksi maka akan simasukkan ke dalam
queue dan di ‘resend setiap 15 menit’. Apabila dalam 5 hari tidak ada perubahan
maka akan diberikan undeliver notice ke inbox pengirim.
Apabila email
terkirim email akan masuk pada POP3 server atau IMAP server. jika menggunakan
POP3 server maka apabila kita hendak membaca email maka email pada server di
download sehingga email hanya akan ada pada mesin yang mendownload email
tersebut, dengan kata lain kita hanya bisa membaca email tersebut pada device
yang mendownload email tersebut. berbeda dengan POP3 IMAP server mempertahankan
email pada server sehingga email dapat dibuka kembali lewat device yang berbeda
.
o
Konfigurasi
1. Instalasi
paket postfix,
squirrelmail, imap (untuk
SMTP), dan pop (untuk
POP3).
root@server-tkj:/home/habib# apt-get install postfix squirrelmail courier-imap courier-pop
Jika
muncul pertanyaan, tekan tombol Y pada keyboard.
2. Jika
muncul tampilan berikut, pilih [OK] atau ENTER.
3.Selanjutnya pada tampilan
berikut, pilih [Internet Site], lalu ENTER
4. Isikan nama sistem email,
atau biarkan defaultnya saja, lalu ENTER.
5. Jika muncul pesan Create directories for web-based administration? Pilih [No].
6. Edit
file main.cf yang berada di direktori /etc/postfix/.
root@server-tkj:/home/habib# nano /etc/postfix/main.cf
7. Tambahkan
script di bawah baris terakhir sehingga seperti pada gambar sebelah kanan
berikut:
8. Kemudiankonfigurasifileposfixdenganperintahberikut:
root@server-tkj:/home/habib# dpkg-reconfigure postfix
Jika mucul tampilan berikut, pilih [OK] atau ENTER.
9. Pilih [Internet Site], lalu ENTER
10.Kembali masukkan sistem
email atau langsung ENTER saja.
11.Pada Root and postmaster mail
recipient: biarkan
saja kosong atau langsung ENTER.
12. Selanjutnya isikan seperti
gambar berikut dan sesuaikan dengan nama domain pada server.
13. Pada tampilan Force synchronous updates on
mail queue, pilih [No].
14. Selanjutnya isi seperti
pada gambar berikut:
15. Pada pertanyaan Use procmail for local delivery, pilih [No].
16. Biarkan tetap angka ‘0” pada Mailbox size limit (bytes):
17. Biarkan tetap tanda “+” pada Local address extention character
18. Pilih [ipv4], lalu [OK]
19. Masuk ke mail.smknbi.net melalui telnet.
20. Tambahkannamauseruntuk mail,lengkapdengandata-datanya.Lihatpetunjuksesuaigambarberikut:
root@server-tkj:/home/habib# adduser ahmad
21. Tambahkanuserlainnya,lengkapdengandata-datanya.
root@server-tkj:/home/habib# adduser purba
root@server-tkj:/home/habib# telnet mail.smknbi.net 25
23. Isi seperti panduan pada gambar berikut:
24. Edit
file apache2.conf pada
direktori /etc/apache2/.
root@server-tkj:/home/habib# nano /etc/apache2/apache2.conf
25. Tambahkan script berikut di
bawah baris terakhir, sehingga seperti gambar berikut:
26. Edit
juga file apache.conf di dalam direktori /etc/squirrelmail/.
root@server-tkj:/home/habib# nano /etc/squirrelmail/apache.conf
28. Restart
file apache.conf
root@server-tkj:/home/habib# /etc/init.d/apache2 restart
30. Klik pada link di bawah subject
31. Tampilan surat masuk
(inbox) pada user ahmad.
32. Selanjutnya tes dari user ahmad untuk mengirim email kepada user purba. Klik menu [Compose], lalu isi alamat email user purba dengan alamat purba@smknbi.net.
34. Selanjutnya pilih [Yes] >> [Click here to log back in].
36. Setelah login, maka
ditampilkan kotak masuk (inbox) di email purba@yahoo.co.id.
37. Maka isi balasan email dari
user ahmad adalah seperti berikut ini:


































Tidak ada komentar:
Posting Komentar