2.Web
Web
server adalah software yang menjadi tulang belakang dari world wide web (www).
Web server menunggu permintaan dari client yang menggunakan browser seperti
Netscape Navigator, Internet Explorer, Modzilla, dan program browser lainnya.
Web
server, untuk berkomunikasi dengan client-nya (web browser) mempunyai protokol
sendiri, yaitu HTTP (hypertext tarnsfer protocol). Dengan protokol ini,
komunikasi antar web server dengan client-nya dapat saling dimengerti dan lebih
mudah. Seperti telah dijelaskan diatas, format data pada world wide web adalah
SGML. Tapi para pengguna internet saat ini lebih banyak menggunakan format HTML
(hypertext markup language) karena penggunaannya lebih sederhana dan mudah
dipelajari.
Proses
yang dimulai dari permintaan webclient (browser), diterima web server,
diproses, dan dikembalikan hasil prosesnya oleh web server ke web client lagi
dilakukan secara transparan. Setiap orang dapat dengan mudah mengetahui apa
yang terjadi pada tiap-tiap proses. Secara garis besarnya web server hanya
memproses semua masukan yang diperolehnya dari web clientnya.
Fungsi utama sebuah server web adalah untuk
mentransfer berkas atas permintaan pengguna melalui protokol komunikasi yang
telah ditentukan termasuk di dalamnya teks, gambar, video, atau lainnya.
Cara Kerja Web Server:
- Cara kerja Web server merupakan
mesin dimana tempat aplikasi atau software beroperasi dalam
medistribusikan web page ke user, tentu saja sesuai dengan permintaan
user.
- Hubungan antara Web Server
dan Browser Internet merupakan gabungan atau jaringan Komputer yg ada di
seluruh dunia. Setelah terhubung secara fisik, Protocol TCP/IP (networking
protocol) yg memungkinkan semua komputer dapat berkomunikasi satu dengan
yg lainnya. Pada saat browser meminta data web page ke server maka
instruksi permintaan data oleh browser tersebut di kemas di dalam TCP yg
merupakan protocol transport dan dikirim ke alamat yg dalam hal ini
merupakan protocol berikutnya yaitu Hyper Text Transfer Protocol (HTTP).
HTTP ini merupakan protocol yg digunakan dalam World Wide Web (WWW) antar
komputer yg terhubung dalam jaringan di dunia ini. Untuk mengenal protocol
ini jelas sangan mudah sekali dimana setiap kali anda mengetik http://…
anda telah menggunakannya, dan membawa anda ke dunia internet. Data yg di
passing dari browser ke Web server disebut sebagai HTTP request yg meminta
web page dan kemudian web server akan mencari data HTML yg ada dan di
kemas dalam TCP protocol dan di kirim kembali ke browser. Data yg dikirim
dari server ke browser disebut sebagai HTTP response. Jika data yg diminta
oleh browser tidak ditemukan oleh si Web server maka akan meninbulkan
error yg sering anda lihat di web page yaitu Error : 404 Page Not Found.
- Terlebih dahulu install apache
(sebagai web server) dan links (sebagai web
browser)
root@server-tkj:/home/habib# apt-get install apache2 links
.
Jika ada pertanyaan “Do you want to continue [Y/n]?” Tekan tombol y dan ENTER pada keyboard untuk melanjutkan.
. - Setelah proses instlasi apache2 dan links selesai, maka web server kita sudah berjalan. Hanya saja
tampilannya masih default. Tes dengan browser links ke server smknbi.net
root@server-tkj:/home/habib# links smknbi.net - Pada tampilan Welcome, pilih [OK] atau langsung
4. Selanjutnya
jika ditampilkan seperti gambar berikut ini, berarti webserver kita sudah
berfungsi dengan bai
5. Untuk
keluar dari tampilan links, tekan pada keyboard tombol q, kemudian
6. Jika
kita ingin mengubah tampilan default webpage utama web server kita, maka
lakukan pengeditan pada file index.html
yang terdapat pada direktori /var/www/.
root@server-tkj:/home/habib# nano
/var/www/index.html.Edit script yang ada dalam file tersebut. Anda dapat
melakukan konfigurasi secara bebas pada file ini untuk menghasilkan tampilan
sesuai keinginan Anda, tergantung kreativitas anda. Setelah selesai simpan
dengan Ctrl + X lalu Y dan ENTER.
7. Selanjutnya restart
konfigurasi web server, dengan perintah:
root@server-tkj:/home/habib#
/etc/init.d/apache2/restart
8. Kemudian kita akses kembali
web server dengan menggunakan aplikasi web browser links ke smknbi.net.
9. Kemudian
install paket php5.
root@server-tkj:/home/habib# apt-get install php5
.
Jika muncul pertanyaan: “Do you want to continue [Y/n]?” Tekan tombol keyboard y lalu ENTER, untuk melanjutkan.
root@server-tkj:/home/habib# apt-get install php5
.
Jika muncul pertanyaan: “Do you want to continue [Y/n]?” Tekan tombol keyboard y lalu ENTER, untuk melanjutkan.
10. Edit file info.php yang terdapat pada
direktori /var/www/.
root@server-tkj:/home/habib# nano
/var/www/info.php
11. Tambahkan script pada file info.phpsepertiberikutinti:
12. Restart kembali hasil
konfigurasi pada file apache2.
root@server-tkj:/home/habib#
/etc/init.d/apache2 restart
13. Sekarang uji akses ke php di server dengan web
browser dari PC client. Pada address bar, ketikkan
14. Kembali ke command line
server, selanjutnnya Install php5-mysql.
root@server-tkj:/home/habib#
apt-get install php5-mysql
15. Install juga paket mysql-server.
root@server-tkj:/home/habib#
apt-get install mysql-server
.Jika muncul pertanyaan “Do you want to continue [Y/n]?”
Ketikkan y lalu ENTER untuk melanjutkan.
16. Setelah paket mysql-server berhasil diinstall, muncul
form pengisian password root untuk mysql seperti gambar berikut ini. Isikan
password.
17. Masukkan
kembali password yang sama pada form konfirmasi.
Tunggu
hingga proses instalasi selesai.
18. Selanjutnya
kita tes dengan cara mengetikan perintah mysql
–u root –p. Jika diminta password, masukkan password saat instalasi
mysql-server sebelumnya
. Jika
sudah muncul teks “mysql>”
seperti gambar di atas, maka tekan Ctrl
+ C untuk keluar dari mysql.
19. Selanjutnya
install paket phpmyadmin dengan
perintah:
root@server-tkj:/home/habib# apt-get install phpmyadmin
.
Jika muncul pertanyaan “Do you want to continue [Y/n]?”, maka ketikkan y lalu ENTER untuk melanjutkan.
root@server-tkj:/home/habib# apt-get install phpmyadmin
.
Jika muncul pertanyaan “Do you want to continue [Y/n]?”, maka ketikkan y lalu ENTER untuk melanjutkan.
20. Setelah itu akan muncul
pilihan web server mana yang akan dikonfigurasi pada phpmyadmin. Pilih apache2, seperti gambar berikut:
21. Jika
muncul pesan seperti berikut ini, pilih [No]
Tunggu
hingga proses instalasi selesai.
22. Setelah
itu kita buka konfigurasi file apache.conf
pada direktori /etc/phpmyadmin/. (Note: di sini kita tidak
menggunakan editor nano, tapi menggunakan
editor gedit agar lebih mudah mengcopy-paste script yang ada di dalamnya).
root@server-tkj:/home/habib# gedit /etc/phpmyadmin/apache.conf
root@server-tkj:/home/habib# gedit /etc/phpmyadmin/apache.conf
23.
Copykan
isi seluruh script pada file apache.conf
tersebut ke dalam file apache2.conf
yang terdapat dalam direktori /etc/apache2/.
Caranya seleksi seluruh script menggunakan mouse atau Ctrl + A pada keyboard. Cari menu [Copy] atau klik kanan pada script yang diseleksi, pilih [Copy]. Kemudian tutup editor gedit. Selanjutnya buka file
apache2.conf pada direktori /etc/apache2,
dengan perintah:
root@server-tkj:/home/habib# gedit /etc/apache2/apache2.conf
.Tempatkan kursor di baris paling akhir dari script file apache2.conf tersebut. Kemudian klik kanan, lalu pilih [Paste]. Selanjutnya simpan dan keluar dari editor gedit.
.(Note: Langkah 22 dan 23 di atas menurut penulis hany opsional saja, karena berdasarkan pengalaman tanpa dibuat seperti 19 dan 20, Web Server kita masih tetap bisa jalan).
root@server-tkj:/home/habib# gedit /etc/apache2/apache2.conf
.Tempatkan kursor di baris paling akhir dari script file apache2.conf tersebut. Kemudian klik kanan, lalu pilih [Paste]. Selanjutnya simpan dan keluar dari editor gedit.
.(Note: Langkah 22 dan 23 di atas menurut penulis hany opsional saja, karena berdasarkan pengalaman tanpa dibuat seperti 19 dan 20, Web Server kita masih tetap bisa jalan).
24.
Restart
apache2 dengan cara mengetikan perintah ini :
root@server-tkj:/home/habib# /etc/init.d/apache2 restart
root@server-tkj:/home/habib# /etc/init.d/apache2 restart
25. Lalu kita tes phpmyadmin
dengan membuka web browser dari PC client. Ketikkan pada address bar: smknbi.net/phpmyadmin. Pada menu login,
masukkan user root
dan
password yang digunakan pada saat proses instalasi
26. Hasilnya
akan seperti gambar berikut:
Sampai di sini, tahap Instalasi
dan Konfigurasi Web Server Debian 6 Squeeze telah selesai.
Namun web server ini masih kosong. Untuk mengisi kontennya kita ini perlu
diinstall aplikasi aplikasi-aplikasi CMS
seperti seperti joomla, wordpress, dan lain-lain.













Tidak ada komentar:
Posting Komentar